Quran Gallery Kategori
Artikel
Kajian yang lebih panjang: satu topik ditelusuri melalui sumber-sumbernya hingga jelas.
258 esai
Artikel Tiga Belas Hari Zulhijah: Amalan Harian bagi Anda yang Berada di Rumah Anjuran amalan di "sepuluh hari pertama Zulhijah" sering kali muncul dalam bentuk daftar tanpa tanggal—puasa, takbiran, larangan memotong kuku, dan salat Id. Artikel ini menyusun ketiga belas hari tersebut layaknya sebuah kalender bagi pembaca yang tidak berangkat haji tahun ini: setiap harinya hanya memuat amalan yang benar-benar ditetapkan oleh dalil pada hari tersebut. A Journey Through Hajj· Bagian 10 dari 18 Sebuah Tenda di Namirah: Hari Arafah, Jam demi Jam Tanggal sembilan Dzulhijjah terekam sebagai sebuah jadwal yang rinci, bukan sekadar ringkasan — di mana beliau berkemah, shalat apa saja yang didirikan, ke arah mana beliau menghadap, dan bagaimana rupa langit saat beliau akhirnya bergerak. Menelusuri kembali hari itu dari riwayat-riwayat yang mencatatnya. Artikel Hari-hari Tasyrik: Nama yang Diperdebatkan, dan Puasa yang Terlarang Tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah menyandang nama yang tak pernah disepakati oleh para ahli bahasa, puasa yang diharamkan dengan satu pengecualian sempit, dan batas waktu kurban yang berakhir pada hari yang berbeda tergantung mazhab mana yang Anda ikuti. Tak satu pun dari hal ini mengharuskan wukuf di mana pun. A Journey Through Hajj· Bagian 11 dari 18 Khotbah Wada': Apa yang Sebenarnya Disampaikan, dan dari Mana Asal Setiap Kalimatnya Pidato yang paling sering dikutip dalam sejarah Islam juga merupakan salah satu yang paling tidak akurat pengutipannya. Membedah Khotbah Wada' klausa demi klausa dan mengembalikan setiap bagiannya ke halaman cetak tempat ia diriwayatkan. Artikel Rahasia Doa: Menghadap Allah Tanpa Membawa Apa Pun Kecuali Rasa Butuh Seorang nabi dalam pelarian yang memohon "kebaikan apa pun" yang mungkin diberikan oleh orang asing, dan seorang musafir berdebu yang menangis berseru "Ya Rabb, Ya Rabb" dengan tangan menengadah — dua gambaran nyata tentang bagaimana rasanya tidak memiliki apa-apa lagi untuk dibawa kepada Allah selain rasa butuh itu sendiri. A Journey Through Hajj· Bagian 12 dari 18 Hari Arafah: Pembebasan dari Api Neraka, dan Riwayat Mana yang Benar-Benar Menjanjikannya Arafah membawa janji terbesar yang melekat pada hari apa pun dalam setahun — dan riwayat-riwayat yang membawanya tidak memiliki kekuatan yang sama. Apa yang sebenarnya dikatakan oleh Ṣaḥīḥ Muslim, apa yang dikatakan al-Tirmidhī tentang hadis Arafah miliknya yang paling sering dikutip, dan dua riwayat terkenal yang kami cari namun tidak kami gunakan. Artikel Sepuluh Hari Tanpa Rencana Perjalanan: Apa yang Sebenarnya Diminta Dzulhijjah dari Anda Sebagian besar tulisan tentang sepuluh hari pertama Dzulhijjah menggambarkan ibadah haji yang mungkin tidak akan pernah dilakukan oleh kebanyakan pembaca. Sumber-sumber yang ada justru menyebutkan daftar amalan yang jauh lebih singkat dan unik bagi mereka yang tidak berhaji — puasa, takbir, kurban yang dibayar dari jauh, sedekah, Al-Qur'an, serta kewajiban-kewajiban yang sudah biasa Anda lakukan — dan memberikan alasan, bukan sekadar instruksi, untuk masing-masing amalan tersebut. A Journey Through Hajj· Bagian 13 dari 18 Muzdalifah: Malam Saat Ibadah Haji Menyuruh Anda Berbaring Di antara wukuf di ʿArafah dan pagi hari di Minā, terdapat satu malam di alam terbuka yang digambarkan oleh berbagai riwayat dengan satu kata kerja—beliau berbaring. Apa yang sebenarnya dicatat oleh sumber-sumber sejarah tentang Muzdalifah: dua salat, wukuf sebelum matahari terbit, keringanan bagi yang lemah, dan segenggam batu kerikil. Artikel Sepuluh Hari Dzulhijjah: Apa yang Sebenarnya Dikatakan oleh Dalil "Sepuluh hari terbaik dalam setahun" begitu sering diulang hingga terdengar seperti mitos belaka. Pernyataan ini bersandar pada sebuah sumpah di dalam Al-Qur'an dan satu riwayat nabawi — yang dibahas di sini dari kalimat ke kalimat, termasuk poin di mana para mufasir saling berbeda pendapat mengenai sepuluh malam mana yang sebenarnya dijadikan sumpah. A Journey Through Hajj· Bagian 14 dari 18 Bagaimana ihram berakhir: tujuh kerikil, kurban, dan kepala yang dicukur Pada tanggal sepuluh Dzulhijah, seorang jemaah haji melontar jamrah, menyembelih kurban, mencukur rambut, dan menyelesaikan ihramnya — empat amalan dengan urutan yang tetap, waktu mulai yang terdokumentasi, dan sebuah doa yang jumlah persisnya dijaga oleh berbagai sumber dalam lebih dari satu bentuk. A Journey Through Hajj· Bagian 15 dari 18 Hari Nahr: Hari Paling Agung, dan Apa yang Sebenarnya Sampai kepada Allah Sebuah riwayat dengan sanad yang sahih menyebut tanggal sepuluh Zulhijah sebagai hari paling agung di sisi Allah. Al-Qur'an juga secara lugas menjelaskan alasannya—serta tentang apa yang sebenarnya sampai kepada-Nya dari semua yang dikurbankan pada hari itu. A Journey Through Hajj· Bagian 16 dari 18 Makan, minum, dan zikir: untuk apa Hari-hari Tasyrik itu Tiga hari setelah hari raya kurban adalah hari-hari paling lengang dalam jadwal jemaah haji, namun justru hari-hari inilah yang paling banyak diisi oleh dalil-dalil syariat — waktu khusus untuk melempar jumrah, malam-malam yang menjadi milik Mina, gema takbir yang menggetarkan lembah, dan larangan berpuasa dengan satu pengecualian. A Journey Through Hajj· Bagian 17 dari 18 Thawaf Wada': Baitullah adalah persinggahan terakhir Anda Thawaf perpisahan ini ditentukan oleh urutan, bukan oleh perasaan: dari semua hal yang dilakukan jemaah haji di Makkah, ini harus menjadi yang terakhir. Ada satu pengecualian yang diberikan, satu perdebatan yang dipicunya, dan satu perbedaan yang sering kali kabur dalam banyak riwayat. A Journey Through Hajj· Bagian 18 dari 18 Haji Mabrur: Apa yang Tersisa dari Ibadah Haji yang Diterima Al-Hasan al-Bashri pernah ditanya bagaimana seorang jemaah bisa mengetahui bahwa hajinya diterima, dan beliau tidak menjawabnya dengan perasaan. Apa yang sebenarnya dijanjikan oleh sumber-sumber syariat untuk haji mabrur, dan mengapa ulama terdahulu mengukurnya berbulan-bulan setelah rangkaian ibadah selesai. Post Hajj Haji yang Mabrur: Tanda Diterimanya Haji Menurut Nabi Apakah haji Anda diterima? Dua hadis menjawabnya dengan sebuah ujian, bukan sekadar perasaan: satu dinilai dari apa yang Anda jauhi saat berihram, dan yang lainnya dari apa yang Anda lakukan untuk orang-orang di sekitar Anda pada hari-hari biasa setelahnya. Post Hajj Hisablah Dirimu Sebelum Engkau Dihisab Seorang khalifah pernah merangkum sebuah prinsip besar ke dalam dua kata kerja: hisablah dirimu, dan timbanglah dirimu, sebelum orang lain melakukan keduanya kepadamu di hari yang tak bisa kau tunda. Sebuah hadis menyebutkan secara pasti apa saja yang akan dihisab — umur, ilmu, harta, dan tubuh — sebelum satu langkah pun diizinkan beranjak. Inilah kaitan antara melakukan hisab secara sukarela saat ini, dengan momen ketika catatan amal diserahkan kepadamu kelak dan engkau diperintahkan untuk membacanya sendiri. Muharram Dua Belas Bulan, Satu yang Menyandang Nama Allah Al-Qur'an mengistimewakan empat bulan dari delapan bulan lainnya dan menyebut pembagian ini sebagai "agama yang lurus." Satu dari keempat bulan tersebut memiliki kedudukan yang lebih tinggi — sebuah hadis memberinya nama yang tidak dimiliki bulan lain dalam kalender: bulan Allah. Esai ini membahas dasar dari keistimewaan tersebut, dan mengapa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab pertanyaan langsung tentangnya dengan menyebutkan ibadah puasa. Muharram Puasa yang Tak Sempat Beliau Selesaikan: Pesan yang Masih Disimpan Asyura Asyura sudah dianggap suci sebelum datangnya Islam, sempat diwajibkan di Madinah, lalu kewajiban itu gugur seketika saat puasa Ramadan disyariatkan — namun Nabi tetap mengistimewakannya seolah hampir tidak ada yang menandinginya. Inilah yang sebenarnya direkam oleh hadis tentang hari itu, dan rencana puasa hari kesembilan yang terputus oleh ajal.
