Lewati ke konten
Lompat ke teks Quran

Surah 37 dari 114Makkiyah

As-Saffat

الصافات Those who set the Ranks

Ayat
182
Turun di
Makkiyah
Juz
23

Themes and purpose:

This Makkan surah is founded on proving Monotheism, the Resurrection, and the truth of the Prophet’s (ﷺ) mission. It achieves this by contrasting the believers’ felicity with the disbelievers’ disputes in the Hereafter. It establishes the prophetic lineage through Abraham, focusing particularly on the honor of the son who was to be sacrificed, and guarantees that victory is the eternal promise to all messengers.

Context of Revelation:

Era: Makkan by unanimous agreement.

Context: The surah was revealed to refute the core polytheistic beliefs of the Makkans, particularly their claim that angels were the daughters of Allah, and their denial of the Resurrection.

Chronology: It is counted as the 56th surah in the order of revelation, revealed after Sūrat al-Anʿām and before Luqmān.

Name and Ayah Count:

Name: The surah's established name is "Sūrat al-Ṣāffāt" (Those in Ranks). It is named for the unique mention of this word in its opening oath [1], in reference to the angels. It is also sometimes called "Sūrat al-Dhabīḥ" (The Sacrificed Son), referring to Ismāʿīl (Ishmael), who submitted to his father’s divine dream before they were rescued from the test.

Ayah Count: 182 ayahs (Majority) or 181 (Baṣran).

Surah Overview:

  • Monotheism: Establishing Allah's Oneness, proving His sole right to creation and sovereignty, and declaring Allah free from having partners or children (especially the claim that angels are His daughters). [1-11, 150-159]
  • The Hereafter: Proving the Resurrection and Judgment. [12-21]
  • The Judgment Scene: Describing the terrible fate and mutual blame of the polytheists, and the delightful state of the believers in Paradise. [22-61]
  • Prophetic Narratives: Consoling the Prophet (ﷺ) by recounting the struggles and ultimate victory of previous messengers:
    • Noah [75-82]
    • Abraham [83-113], including the would-be sacrifice of Ishmael [100-111]
    • Moses and Aaron [114-122]
    • Elias, Lot, and Jonah. [123-148]
  • Final Promise: Guaranteeing the Prophet (ﷺ) victory, in line with the eternal practice of Allah toward His messengers. [171-173]
  • Concluding the surah with praise and glory to Allah, the Lord of Might. [180-182]
Refleksi Lapisan

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

وَٱلصَّٰٓفَّٰتِ
صَفّٗا
١
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَٱلزَّٰجِرَٰتِ
زَجۡرٗا
٢
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَٱلتَّٰلِيَٰتِ
ذِكۡرًا
٣
demi (rombongan) yang membacakan peringatan,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِنَّ
إِلَٰهَكُمۡ
لَوَٰحِدٞ
٤
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

رَّبُّ
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
وَٱلۡأَرۡضِ
وَمَا
بَيۡنَهُمَا
وَرَبُّ
ٱلۡمَشَٰرِقِ
٥
Tuhan langit dan bumi serta apa yang berada di antara keduanya, dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِنَّا
زَيَّنَّا
ٱلسَّمَآءَ
ٱلدُّنۡيَا
بِزِينَةٍ
ٱلۡكَوَاكِبِ
٦
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan bintang-bintang.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَحِفۡظٗا
مِّن
كُلِّ
شَيۡطَٰنٖ
مَّارِدٖ
٧
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

لَّا
يَسَّمَّعُونَ
إِلَى
ٱلۡمَلَإِ
ٱلۡأَعۡلَىٰ
وَيُقۡذَفُونَ
مِن
كُلِّ
جَانِبٖ
٨
Mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

دُحُورٗاۖ
وَلَهُمۡ
عَذَابٞ
وَاصِبٌ
٩
untuk mengusir mereka, dan mereka akan mendapat azab yang kekal,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِلَّا
مَنۡ
خَطِفَ
ٱلۡخَطۡفَةَ
فَأَتۡبَعَهُۥ
شِهَابٞ
ثَاقِبٞ
١٠
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ
أَهُمۡ
أَشَدُّ
خَلۡقًا
أَم
مَّنۡ
خَلَقۡنَآۚ
إِنَّا
خَلَقۡنَٰهُم
مِّن
طِينٖ
لَّازِبِۭ
١١
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa1 yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

بَلۡ
عَجِبۡتَ
وَيَسۡخَرُونَ
١٢
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَإِذَا
ذُكِّرُواْ
لَا
يَذۡكُرُونَ
١٣
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَإِذَا
رَأَوۡاْ
ءَايَةٗ
يَسۡتَسۡخِرُونَ
١٤
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokan.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَقَالُوٓاْ
إِنۡ
هَٰذَآ
إِلَّا
سِحۡرٞ
مُّبِينٌ
١٥
Dan mereka berkata, "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata."

Indonesian Islamic Affairs Ministry

أَءِذَا
مِتۡنَا
وَكُنَّا
تُرَابٗا
وَعِظَٰمًا
أَءِنَّا
لَمَبۡعُوثُونَ
١٦
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?

Indonesian Islamic Affairs Ministry

أَوَءَابَآؤُنَا
ٱلۡأَوَّلُونَ
١٧
Dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?"

Indonesian Islamic Affairs Ministry

قُلۡ
نَعَمۡ
وَأَنتُمۡ
دَٰخِرُونَ
١٨
Katakanlah (Muhammad), "Ya, dan kamu akan terhina."

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَإِنَّمَا
هِيَ
زَجۡرَةٞ
وَٰحِدَةٞ
فَإِذَا
هُمۡ
يَنظُرُونَ
١٩
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَقَالُواْ
يَٰوَيۡلَنَا
هَٰذَا
يَوۡمُ
ٱلدِّينِ
٢٠
Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu."

Indonesian Islamic Affairs Ministry

هَٰذَا
يَوۡمُ
ٱلۡفَصۡلِ
ٱلَّذِي
كُنتُم
بِهِۦ
تُكَذِّبُونَ
٢١
Inilah hari keputusan1 yang dahulu kamu dustakan.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

۞ ٱحۡشُرُواْ
ٱلَّذِينَ
ظَلَمُواْ
وَأَزۡوَٰجَهُمۡ
وَمَا
كَانُواْ
يَعۡبُدُونَ
٢٢
(Diperintahkan kepada malaikat), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

مِن
دُونِ
ٱللَّهِ
فَٱهۡدُوهُمۡ
إِلَىٰ
صِرَٰطِ
ٱلۡجَحِيمِ
٢٣
selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke nereka.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَقِفُوهُمۡۖ
إِنَّهُم
مَّسۡـُٔولُونَ
٢٤
Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

مَا
لَكُمۡ
لَا
تَنَاصَرُونَ
٢٥
"Mengapa kamu tidak tolong-menolong?"

Indonesian Islamic Affairs Ministry

بَلۡ
هُمُ
ٱلۡيَوۡمَ
مُسۡتَسۡلِمُونَ
٢٦
Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَأَقۡبَلَ
بَعۡضُهُمۡ
عَلَىٰ
بَعۡضٖ
يَتَسَآءَلُونَ
٢٧
Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

قَالُوٓاْ
إِنَّكُمۡ
كُنتُمۡ
تَأۡتُونَنَا
عَنِ
ٱلۡيَمِينِ
٢٨
Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan."1

Indonesian Islamic Affairs Ministry

قَالُواْ
بَل
لَّمۡ
تَكُونُواْ
مُؤۡمِنِينَ
٢٩
(Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, "(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَمَا
كَانَ
لَنَا
عَلَيۡكُم
مِّن
سُلۡطَٰنِۭۖ
بَلۡ
كُنتُمۡ
قَوۡمٗا
طَٰغِينَ
٣٠
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَحَقَّ
عَلَيۡنَا
قَوۡلُ
رَبِّنَآۖ
إِنَّا
لَذَآئِقُونَ
٣١
Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu).

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَأَغۡوَيۡنَٰكُمۡ
إِنَّا
كُنَّا
غَٰوِينَ
٣٢
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat."

Indonesian Islamic Affairs Ministry

فَإِنَّهُمۡ
يَوۡمَئِذٖ
فِي
ٱلۡعَذَابِ
مُشۡتَرِكُونَ
٣٣
Maka sesunguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِنَّا
كَذَٰلِكَ
نَفۡعَلُ
بِٱلۡمُجۡرِمِينَ
٣٤
Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِنَّهُمۡ
كَانُوٓاْ
إِذَا
قِيلَ
لَهُمۡ
لَآ
إِلَٰهَ
إِلَّا
ٱللَّهُ
يَسۡتَكۡبِرُونَ
٣٥
Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lā ilāha illallāh" (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah), mereka menyombongkan diri,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَيَقُولُونَ
أَئِنَّا
لَتَارِكُوٓاْ
ءَالِهَتِنَا
لِشَاعِرٖ
مَّجۡنُونِۭ
٣٦
dan mereka berkata, "Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?"

Indonesian Islamic Affairs Ministry

بَلۡ
جَآءَ
بِٱلۡحَقِّ
وَصَدَّقَ
ٱلۡمُرۡسَلِينَ
٣٧
Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِنَّكُمۡ
لَذَآئِقُواْ
ٱلۡعَذَابِ
ٱلۡأَلِيمِ
٣٨
Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.

Indonesian Islamic Affairs Ministry

وَمَا
تُجۡزَوۡنَ
إِلَّا
مَا
كُنتُمۡ
تَعۡمَلُونَ
٣٩
Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan,

Indonesian Islamic Affairs Ministry

إِلَّا
عِبَادَ
ٱللَّهِ
ٱلۡمُخۡلَصِينَ
٤٠
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa),

Indonesian Islamic Affairs Ministry