Quran Gallery Koleksi
Tasbih
5 esai tentang satu tema, sesuai urutan yang ditetapkan seri.
5 esai
Tasbih Lā Ilāha Illā Allāh: Kalimat yang Menopang Segalanya Empat kata yang diulang dalam azan, di setiap salat, dan diharapkan menjadi ucapan terakhir di penghujung usia—namun kalimat ini bukanlah sekadar pujian untuk Allah. Ia adalah sebuah peniadaan yang diikuti dengan pengecualian, dan tata bahasanya sendiri memuat pernyataan yang, seperti disampaikan kepada para Sahabat, mampu mengalahkan sembilan puluh sembilan gulungan dosa. Tasbih Tasbih, Tahmid, dan Takbir: Tiga Kalimat yang Timbangannya Lebih Berat dari Kelihatannya Tasbih, tahmid, dan takbir adalah tiga kalimat yang paling sering diulang dalam kehidupan seorang muslim, dan masing-masing memiliki makna tersendiri tentang Allah — satu menafikan segala kekurangan, satu menetapkan segala pujian, dan satu lagi membesarkan-Nya tanpa bandingan. Riwayat-riwayat sahih menyebutkan bahwa kalimat-kalimat ini sangat ringan diucapkan namun sangat berat di timbangan amal. Tasbih Hauqalah: Harta Karun Surga dalam Tujuh Kata Tujuh kata dalam bahasa Arab yang disebut oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai harta karun surga ini sama sekali bukanlah sebuah permintaan — melainkan sebuah pernyataan mutlak tentang siapa yang memegang kuasa. Sunah menempatkan kalimat ini saat azan berkumandang, di kala kesulitan melanda, dan di batas kemampuan seorang hamba. Tasbih Menghitung dengan Jari: Seperti Apa Bentuk Tasbih Nabi Seorang sahabat pernah menggambarkan apa yang ia saksikan: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menghitung tasbihnya dari satu ruas jari ke ruas jari lainnya di tangannya sendiri. Hadis lain memperingatkan bahwa jari-jemari yang digunakan untuk menghitung kelak akan diminta berbicara. Untuk apa sebenarnya hitungan fisik itu, dan apa yang hilang ketika mencapai angka tertentu menjadi lebih penting daripada meresapi maknanya. Tasbih Allāhu Akbar: Kalimat yang Mengerdilkan Segala Sesuatu Akbar adalah bentuk komparatif (perbandingan), dan tata bahasa Arab mengharuskan kalimat komparatif diselesaikan — lebih besar dari apa? Allāhu Akbar tidak pernah menyebutkannya. Artikel ini mengulas di mana Sunnah menempatkan kalimat yang tak selesai tersebut, dan apa yang terjadi pada sudut pandang seseorang ketika kalimat itu diucapkan tepat di saat rasa takut, marah, atau takjub memaksa kita merasa bahwa ada hal lain yang lebih besar.
