Quran Gallery Koleksi
Etiquettes
4 esai tentang satu tema, sesuai urutan yang ditetapkan seri.
4 esai
Etiquettes Malam yang Dibangun Menuju Tahajud: Bagaimana Rasulullah Tidur Lima kebiasaan kecil membentuk waktu antara Isya dan Subuh bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: tidur lebih awal, menyucikan diri sebelum berbaring, posisi tidur dan rangkaian doa yang spesifik, tiupan bacaan surah ke telapak tangan, serta kalimat yang mengawali harinya. Masing-masing mungkin tidak terlihat seperti ibadah jika berdiri sendiri — namun bersama-sama, semuanya membentuk fondasi sunyi dari sebuah malam yang dibangun untuk berdiri menghadap Allah di sepertiga malam terakhir. Etiquettes Dicatat Berdasarkan Waktu: Rangkaian Sunah di Hari Jumat Sebuah hadis menyebutkan bahwa para malaikat berdiri di pintu masjid pada hari Jumat, mencatat nama-nama sesuai urutan kedatangan; hadis lain menyatakan ada satu waktu di hari yang sama di mana setiap doa akan dikabulkan. Di antara kedua fakta tersebut, terdapat rangkaian sunah di hari Jumat — mandi, berangkat lebih awal, membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak selawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Etiquettes Tamu di Rumah Allah: Apa yang Diminta Masjid dari Tubuh Kita Masjid bukanlah sekadar aula tempat Anda kebetulan duduk — ia adalah salah satu rumah yang Allah izinkan untuk didirikan dan disebut nama-Nya di dalamnya. Tulisan ini bukan sekadar daftar tata krama, melainkan sebuah penjelasan mengapa tubuh seorang tamu, dan bukan hanya hatinya, diharapkan bersikap berbeda di dalamnya: bagaimana Anda melangkah masuk, bagaimana Anda berjalan menuju saf, dan apa yang pantang Anda bawa ke dalamnya. Etiquettes Satu Jawaban yang Tak Pernah Anda Ucapkan kepada Muazin Untuk sebagian besar seruan azan, perintahnya sederhana: ulangi persis seperti apa yang diucapkan muazin. Namun, pada dua kalimat, aturan ini sengaja diubah. Penggantinya—bersama dengan syahadat keridaan, selawat kepada Nabi, dan permohonan wasilah—mengubah momen mendengarkan azan menjadi lima amal ibadah singkat yang sering kali luput dari perhatian pendengarnya.
